Samsung India Bantah Jual Galaxy Note 7 Rekondisi

Samsung India Bantah Jual Galaxy Note 7

Styleintech.com – Beberapa hari yang lalu, Samsung sempat dikabarkan akan menjual versi rekondisi alias refurbished seri Galaxy Note 7 dengan harga yang murah ke negara-negara berkembang seperti India dan Vietnam. Ponsel hasil rekondisi ini kabarnya mengalami modifikasi pada bagian spesifikasi dan desain.

Namun, tak lama setelah kabar tersebut beredar, perwakilan Samsung India langsung membantah kebenaran kabar tersebut dalam sebuah pernyataan resmi, sebagaimana dihimpun dari PhoneArena.

“Kabar yang mengatakan Samsung akan menjual Galaxy Note rekondisi di India adalah salah,” ungkap perwakilan tersebut.

Namun pihaknya tak menjelaskan apakah bantahan kabar ini hanya dikhususkan untuk India saja atau juga berlaku untuk negara-negara yang lain. Karena perlu diketahui bahwa regulasi yang berlaku di India memang melarang adanya pemasaran ponsel rekondisi.

Kabar muncul dari Korea Selatan, markas Samsung

Rumor mengenai penjualan Galaxy Note 7 rekondisi ini pertama kali muncul di Korea Selatan yang merupakan markas Samsung. Ponsel ini akan dijual sekitar bulan Juni mendatang dengan harga jual yang lebih murah.

Menurut sumber dari dalam, Galaxy Note 7 rekondisi akan memiliki kapasitas baterai 3.000 mAh atau 3.200 mAh. Kapasitas ini lebih kecil dari yang sebelumnya yaitu 3.500 mAh. Ponsel rekondisi ini juga dikabarkan akan menghilangkan desain melengkung Galaxy Note 7 di kedua sisi.

Namun hingga saat ini Samsung pusat belum memberikan komentar atas rumor mengenai yang beredar dan bantahan Samsung India ini.

Baca juga : Inilah Spesifikasi Samsung Galaxy A3, A5, dan A7 2017

Kabarnya, tujuan penjualan Galaxy Note 7 rekondisi ini adalah untuk mengatasi kerugian Samsung atas penarikan ponsel tersebut pada Oktober 2016 silam. Penarikan disebabkan oleh masalah pada komponen baterai Galaxy Note 7 yang menyebabkannya cepat panas dan berisiko meledak/terbakar. Akibatnya, Samsung diperkirakan mendapat kerugian mencapai 5,2 miliar dollar AS atau setara Rp 69 triliun.

Kegagalan Galaxy Note 7 tak hanya membuat Samsung mendapat kerugian dari segi finansial, tapi juga dari sisi kepercayaan konsumen. Survey yang ddilakukan The Harris Poll menunjukkan reputasi Samsung sepanjang 2016 mengalami penurunan, dari yang sebelumnya di peringkat 7 menjadi merosot jauh di peringkat 49.

0 Comments

    Leave a Comment

    Login

    Welcome! Login in to your account

    Remember me Lost your password?

    Lost Password