Twitter Cegah Beredarnya Tweet yang Melecehkan

twitter cegah beredarnya tweet melecehkan

Twitter baru saja mengumumkan akan ada tiga pembaruan yang berhubungan dengan fitur keamanan di platformnya. Fitur-fitur tersebut yaitu pencegahan pembuatan akun baru yang berisi konten-konten melecehkan, fitur pencarian aman, serta pemindahkan tweet yang melecehkan, merendahkan, dan berpotensi mengancam.

Pembaruan ini akan diluncurkan secara global. Namun, perubahan akan diawali dalam basis bahasa Inggris terlebih dahulu karena beberapa algoritma masih secara spesifik berdasarkan bahasa. Sedangkan semua bahasa yang tersedia di Twitter secara bertahap akan segera menyusul.

Fitur ini telah diupayakan sejak November 2016 lalu. Dimulai dari saat itu, Twitter terus berusaha agar para penggunanya memiliki kendali lebih banyak atas apa yang ingin mereka nikmati di platformnya itu.

Perbaikan untuk prosedur pelaporan kicauan yang melecehkan dan merendahkan ini diperkenalkan oleh Twitter pada minggu lalu. Perbaikan ini akan membuat orang yang mengalami pelecehan menjadi lebih mudah untuk melapor.

“Kami mendukung kebebasan berekspresi bagi semua orang agar mereka dapat melihat semua sisi dari beragam topik,” ujar VP of Engineering Twitter, Ed Ho.

“Akan tetapi, kebebasan berekspresi menjadi tidak nyaman ketika terjadi penyalahgunaan dan pelecehan sehingga beragam ekspresi menjadi terbungkam dan teredam,” lanjutnya.

Dalam upaya pencegahan pembuatan akun yang berisi konten melecehkan dan merendahkan, Twitter akan melakukan identifikasi orang-orang yang telah ditangguhkan secara permanen dan mencegah mereka membuat akun baru. Fitur ini akan terfokus pada beberapa perilaku akun yang paling mengganggu, khususnya akun yang pembuatannya memang sengaja untuk disalahgunakan sebagai sarana melecehkan orang lain.

Sedangkan untuk fitur hasil pencarian yang lebih aman akan berupa fitur “pencarian aman” yang menghilangkan tweet dan konten sensitif dari akun yang telah diblokir dari “hasil pencarian”. Konten-konten sensitif ini memang masih bisa ditemukan saat pengguna mencarinya dengan sengaja. Namun, ke depannya konten tersebut tak akan mengacaukan hasil pencarian lagi.

Untuk menurunkan tweet yang melecehkan, merendahkan, dan berpotensi mengancam, akan dilakukan identifikasi dan pemindahan respons-respons (replies) yang kasar, melecehkan, merendahkan, serta berpotensi menyebarkan ancaman ke bagian bawah.

Twitter pun akan lebih mendahulukan percakapan yang lebih relevan ke bagian atas. Pengguna tetap bisa mengakses respons-respons kasar tadi jika memang sengaja mencarinya.

Twitter akan meluncurkan perubahan-perubahan ini dalam beberapa minggu ke depan. Mari kita tunggu seperti apa perubahannya.

 

Sumber : kompas.com

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password